Selam Tulamben 05.15

Suatu hal yang sangat menyenangkan untuk mengisi waktu akhir pekan yang panjang dengan menyelam. Saya mengendarai mobil dari Surabaya ke Tulamben, Bali dengan staf saya Triono pada hari Jum'at 01.05.15. Sayangnya saya harus mengendarai sendiri dalam perjalanan sejauh ini. Kali ini saya melakukan penyelaman secara privat agar bisa berkonsentrasi untuk meningkatkan teknik dan pengetahuan tentang memotret di bawah air.

Kami mengalami cuaca mendung dan hujan pada saat melintasi pulau jawa. Perjalanan kali ini lebih lama dikarenakan banjir di Pasuruan. Sehingga kami harus memutar melewati Purwosari dan kemudian Pasuruan. Perjalanan kami sekitar 55 km. lebih jauh. Kami beristirahat di Paiton untuk makan siang. Kemudian kami melanjutkan perjalanan kurang lebih 2,5 jam untuk sampai di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Disini cuaca sangat cerah dan saya tidak melewatkan kesempatan untuk mengabadikan suasana ini.

   
 Pemandangan Pelabuhan Gilimanuk, Bali dari kapal 

Kami membutuhkan waktu 45 menit untuk menyeberang ke Bali. Kemudian kami melanjutkan perjalanan dengan kondisi cuaca yang masih bagus. Setelah 1 jam 15 menit berkendara, kami berhenti di Singaraja untuk mengisi bahan bakar dan makan malam. Kami tiba di Tulamben pada pukul 19.30 WIB dan menginap di Pondok Mimpi. Tidak lama dari kedatangan kami, P. Made Subrata datang untuk mendiskusikan tentang rencana penyelaman.

Hari  1:Penyelaman I drop off (Selam Dalam), Penyelaman II Coral Garden (EAN 31) dan Penyelaman III USS Liberty Shipwreck (EAN 31).

Hari  2: Penyelaman IV dan V (EAN 31) di Seraya dan Penyelaman VI di Kubu (Selam Dalam).

Sayangnya kami harus berhenti pada Penyelaman V karena gigi saya terasa sakit pada akhir Penyelaman V. Pada malam hari itu bulan purnama, maka kami pergi ke pantai untuk mengabadikan suasana pada malam itu.

 Tulamben Seraya05.15 7938 Tulamben Seraya05.15 7939

Setelah itu kami makan malam di resto Wayan dan kembali ke Hotel. Sebelum tidur kami berbincang-bincang di taman hotel dan minum air dari pohon aren yang barusan diambil dari pohon. Rasanya sangat segar dan manis. Keesokan harinya saya bangun pagi menunggu matahari terbit dan mengambil foto pemandangan gunung Agung.

Tulamben Seraya05.15 7960

Setelah semuanya selesai kami kembali ke Surabaya.

Foto-foto penyelaman bisa dilihat disini

Berita tutorial bawah air jlan2